Taufan Al Aqsha

  


Taufan Al Aqsha

Perang ini dimulai dari Sabtu, 7 Oktber 2023. Saat itu warga Palestina di Gazza menerobos masuk Palestina bersamaan dengan dimulainya operasi Taufan Al – Aqsha. Setelah 17 tahun mereka diblokade dan dikurung dalam tembok tinggi, senjata, dan pagar berkawat listrik di Gazza, kota mereka sendiri.

Perlawanan yang tiba – tiba itu tentunya mengejutkan Pasukan Pertahanan Israel ( Tzahal ) dan mempermalukan mereka ( karena militer israel dianggap sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer paling mumpuni di dunia ). İsrael membalas serangan itu dengan meluncurkan bom ke RS Indonesia di Gazza yang menewaskan seorang staff lokal bernama Abu Romzi.

Selain RS Indonesia, beberapa RS di Gazza juga hancur oleh serangan itu. Setidaknya ada 198 orang tewas dalam serangan itu dan 1.610 orang terluka. Sementara itu dari pihak israel menyebutkan 100 orang tewas dalam invasi warga Gazza. Tidak puas dengan semua itu, israel juga memutus bantuan medis, listrik, makanan dan minuman untuk masuk ke Palestina.

Ahad, 8 Oktober 2023

Gambar diambil dari Instagram motaz_azaiza


Akhir – akhir ini berita yang terjadi di Palestina menjadi topik trending di media sosial dengan banyaknya tagline dan berita – berita yang berseliweran tentang serangan israel ke Gazza. Rakyat Indonesia terbagi menjadi beberapa kelompok dalam merespon berita ini.

1. Kelompok yang pro Palestina.

Mereka mengutuk serangan tidak berperikemanusiaan israel terhadap rakyat sipil di Palestina. Mereka menyampaikan dukungan lewat aksi solidaritas, sumbangan harta, menyebarkan informasi – informasi tentang Palestina di berbagai platform media sosial mereka. Selain mendukung rakyat sipil Palestina, mereka juga mendukung gerakan perlawanan pejuang Palestina seperti Hamas kepada israel.

2. Kelompok yang pro Palestina namun tidak pro terhadap gerakan Perjuangan Palestina.

Kelompok ini sering dijumpai di komentar – komentar kontent tentang konflik Palestina dan israel. Kelompok ini mengatakan kalau mereka mendukung rakyat sipil Palestina yang dibantai namun mengkritik front – front pejuang Palestina seperti Hamas, Fatah, Jihad Islam, dsb yang melakukan penyerangan terang – terangan kepada israel atas serangan mereka selama ini ke wilayah Palestina, terutama Gazza.

3. Kelompok yang pro Israel.

Orang – orang seperti Monic, GalGadot termasuk dalam kelompok ini. Mereka mengatakan bahwa serangan israel ke Palestina adalah sebagai bentuk israel untuk membela diri. Kelompok ini menyebut apa yang dilakukan oleh pejuang Palestina seperti Hamas, Fatah dan rakyat sipil Palestina sebagai tindakan teroris.

4. Kelompok netral/abu – abu.

Mereka tidak memihak siapapun diantara dua kudu. Sebagian orang mengklaim kelompok ini sebagai kelompok pencari aman. Kelompok ini biasanya berbicara tentang perdamaian, gencatan senjata, dsb. Tidak jarang kelompok ini saling menyalahkan kedua belah, atau salah satu pihak. Namun ada pepatah yang mengatakan bahwa abu – abu lebih tampak hitam dibandingkan putih. Karena itu biasanya kelompok abu – abu digolongkan sebagai kelompok pro israel.

Sikap Kita

Sebelumnya isu permasalahan di Palestina sudah berkali – kali mendapat sambutan hangat dan dukungan dari dunia termasuk rakyat Indonesia. Namun, isu di Palestina sebelumnya kerap kali dikait – kaitkan dengan perang karena agama. Wilayah mereka yang berada di kawasan Timur Tengah dan budaya Palestina yang tidak jauh berbeda dengan negara – negara Arab lainnya yang rata – rata mayoritas muslim, membuat banyak masyarakat Indonesia sebelumnya menganggap bahwa konflik antara Palestina-Israel adalah konflik agama.

Namun, kejadian 7 Oktober 2023 mengubah pandangan seluruh masyarakat dunia termasuk masyarakat Indonesia. Sebagai pemerhati masalah di Palestina sejak kecil, aku berpendapat kalau Taufan Al Aqsha 7 Oktober kemarin mendapat sambutan yang luar biasa lebih banyak dari masyarakat international dibandingkan perang – perang yang terjadi di Palestina tahun – tahun sebelumnya. Lewat perang ini, banyak umat – umat kristiani di Indonesia yang mulai membuka mata terhadap konflik di Palestina. Apalagi setelah berita rumah sakit baptis di Palestina yang turut hancur karena menjadi target penyerangan bom israel padahal mereka tahu bahwa didalam rumah sakit terdapat rakyat sipil yang berlindung.

Antusiasme masyarakat dunia tentang konflik Palestina-Israel kali ini yang akhirnya membuat media massa saling berlomba – lomba memuat berita tentang Palestina dan Israel. Meski beberapa media seperti CNN yang kemarin ketahuan pro israel karena menyebut pejuang HAMAS sebagai teroris, dan wartawan CNN yang kepergok wartawan dari media Al Jazeera/salah satu media Mesir saat sedang akting seakan – akan sedang ketakutan dan bersembunyi karena diserang pejuang Palestina. Maka, sudah menjadi tugas kita agar bijak memilih media terpercaya sebagai sumber informasi dan berita.

Sikap dan Pandanganku

Secara tegas aku mendukung rakyat Palestina dan mengutuk genosida yang dilakukan Israel kepada rakyat sipil Palestina. Bukan tanpa alasan aku mendukung Palestina. Genosida yang dilakukan israel telah menunjukkan kalau tentara yang diklaim CNN itu sebagai tentara terkuat sedunia nyatanya hanya berani melawan anak – anak kecil yang tidak berdosa, rakyat sipil, wanita, lansia, dan bangunan yang tak bisa melawan.

Selain itu mereka juga telah melanggar aturan International Humanitarian Law sejak awal berperang, antara lain:
1. Masyarakat tidak boleh diserang
2. Tahanan harus diberikan haknya
3. Merawat yang sakit dan terluka dan mengizinkan petugas medis bekerja
4. Membatasi korban perang

Semua pelanggaran yang mereka lakukan telah disaksikan jutaan orang di dunia. Sebagai contoh pada tahun 2018, seorang medis wanita Palestina bernama Razzan Asyraf Al – Najjar ditembak saat sedang merawat korban yang terluka padahal ia mengenakan pakaian medis dan mengangkat tangannya sebagai tanda kalau dia anggota medis yang seharusnya dilindungi!

• Tentara Israel/IDF telah membunuhi para jurnalis yang sedang bertugas. Tidak hanya jurnalis, mereka juga menghancurkan rumah para keluarga mereka dan orang – orang yang ada didalamnya.

• Tentara Israel menahan bantuan obat – obatan medis, makanan dan minuman yang dikirim dari berbagai negara untuk bisa masuk ke wilayah Palestina terutama Gazza. Sementara disaat yang bersamaan, mereka juga memutus listrik di rumah sakit dan rumah – rumah penduduk di Palestina, menghancurkan peralatan medis di rumah sakit.

• Tentara Israel menghancurkan pemukiman penduduk Palestina tidak ketinggalan dengan orang – orang didalamnya. Sellain itu mereka juga menghancurkan sekolah – sekolah, fasilitas umum, kantor, dll.

Pemukiman di Gazza yang dihancurkan Israel
Foto diambil dari Instagram motaz_azaiza


• Tentara Israel menghancurkan rumah ibadah seperti masjid, gereja, dan rumah ibadah umat lainnya yang didalamnya berlindung rakyat Palestina. Hal ini juga yang membuat pendeta di Palestina, terutama kota Bethlehem (yang menjadi tempat kelahiran nabi Isa as/Yesus Kristus) tidak melakukan perayaan natal tahun kemarin karena gereja – gereja yang sudah dihancurkan oleh tentara Israel dan pemukiman yang sudah rata dengan tanah.

• Tentara Israel menghancurkan seluruh rumah sakit yang ada di Palestina terutama RS Indonesia dan RS Asy – Syifa di Gazza dengan dalih HAMAS bersembunyi disana, padahal tidak. Malah akhirnya mereka mempergunakan RS Indonesia sebagai markas karena beberapa alasan seperti, mereka tahu HAMAS tidak akan menghancurkan RS yang dibangun oleh orang – orang Indonesia, letak RS Indonesia yang strategis membuat mereka bisa mengawasi setiap pergerakan orang – orang Gazza, dll.

• Tentara Israel menangkapi anak – anak dan rakyat Palestina dan menjebloskannya ke dalam penjara tanpa alasan dan menyiksa mereka hingga cacat seumur hidup, bahkan tak jarang orang Palestina yang ditawan meninggal didalam penjara karena siksaan itu. Selain itu para tawanan tidak diberikan makanan yang layak dimakan manusia.

• Tentara Israel secara terang – terangan menyiksa rakyat Palestina (mulai dari anak kecil hingga lansia) yang mereka tangkap, memasukkannya ke lubang besar, dan menembak mereka hidup – hidup. Persis seperti yang dilakukan PKI terhadap para jendral di lubang buaya. Mengenai ini, ada video yang direkam oleh tentara Israel itu sendiri yang memperlihatkan kekejaman tindakan mereka.

Rakyat Palestina yang ditangkap dan disiksa zionis Israel 
Foto diambil dari Instagram Palestine TV Channel 


• Israel menjadikan warga mereka sebagai tumbal dalam membuat video rekaman yang memperlihatkan seolah – olah semua itu dilakukan oleh HAMAS. Padahal menurut kesaksian warga mereka, semua itu adalah kamuflase yang dilakukan israel untuk memutarbalikkan fakta.

• İsrael sudah berulangkali melanggar kesepakatan gencatan senjata. Saat itu Israel sudah melakukan gencatan senjata dengan pejuang di Palestina, namun mereka melanggar gencatan senjata itu dengan tetap membunuhi dan menangkapi rakyat sipil.

• Tentara Israel membunuhi anak – anak kecil dan bayi yang baru lahir didepan ibunya tanpa rasa kemanusiaan sedikitpun. Mengenai hal ini, dengarkan salah satu penjelasan seorang ibu di Gazza yang mengalaminya secara langsung.

İsra Elbuhaisi bersama Ummi Walad Al Kareem 


“Ibu disebelahku melahirkan bayi perempuan. Dia berjalan dari sekolah ke rumah sakit dan setelah melahirkan. Tidak ada jarum suntik, tidak ada obat bius, dan tidak ada makanan di rumah sakit. Dan mirisnya, bayi tersebut dibunuh tentara israel didepan mata ibunya sendiri,” kata Isra Elbuhaisi (Jurnalis TV dan Manager Perss) berdasarkan keterangan dari Ummi Walad Al Kareem yang menyampaikan keterangan miris yang menimpanya.

“Aku tidak sanggup menahan air mataku. Aku belum makan selama 6 hari dan bayiku dibunuh di depan mataku,” 

kata Ummi Walad Al Kareem menambahkan sambil terisak menahan tangisnya.

Selain itu, masih sangat banyak lagi kejahatan yang dilakukan zionis israel terhadap rakyat Palestina yang mendapat kecaman dunia selama bertahun – tahun lalu. Maka, dimana rasa kemanusiaanmu setelah menyaksikan tsunami fakta yang telah membanjiri media massa dan gawai kalian???

Lanjut di part 2 ya, insyaAllah aku akan membahas tentang apa yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa 7 Oktober 2023 dan siapakah sesungguhnya tentara HAMAS yang begitu viral di dunia terutama Indonesia itu?


Air Kehidupan

  Bagaimana Kita Tercipta? Pernahkah kamu bertanya-tanya, bagaimana awal mulanya kita bisa tercipta dan lahir dari rahim ibu? Kisahnya be...